PENYAKIT KELAMIN

Penyakit kelamin adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh kuman yang ditularkan melalui hubungan seks maupun melalui hubungan kelamin. Jenisnya bermacam-macam, yaitu: gonorhea, sifilis, herpes, HIV/AIDS, dan masih banyak lagi.

Penyakit kelamin tertentu dapat yang disembuhkan melalui obat antibiotik.
HIV/AIDS ditularkan melalui jarum suntik yang telah tertular virus HIV/AIDS, bisa terjadi melalui transfusi darah. Sampai sekarang HIV/AIDS masih belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang diberikan hanyalah memperpanjang hidup para pasien saja.

Penularan penyakit kelamin dapat dihindari dengan jalan menghindari hubungan kelamin / melakukan seks bebas, dengan setia kepada satu pasangan atau menggunakan alat seperti kondom menghindari penyakit kelamin tersebut. Tetapi menggunakan kondom belum tentu terhindar dari penyakit kelamin tersebut, karena kondom belum teryamin keamanannya.

KEKURANGAN / BAHANNYA KONDOM
Pemakaian kondom untuk perzinaan, tidak 100% aman, hanya mengurangi risiko penularan (risiko penularan mencapai 30%, dengan catatan kalau kondom itu tidak bocor).

Hal ini disebabkan material kondom mengandung beberapa kelemahan seperti:
1.Bahan kondom terbuat dari karet (latex) yang merupakan senyawa hidrokarbon dengan polimerisasi; yang berarti berserat dan berpori bagaikan tenunan kain.
2.Pori-pori kondom dan virus HIV/AIDS hanya dapat dilihat melalui elektron mikroskop.
3.Besarnya pori-pori kondom dalam keadaan tidak meregang 1/60 mikron, kalau meregang 10 kali lebih besar.
4.Kecilnya virus HIV/AIDS 1/250 mikron.
5.Sperma dapat dilihat dengan mikroskop biasa, sedangkan virus HIV/AIDS harus dilihat dengan elektron mikroskop.

JENIS PENYAKIT KELAMIN

 AIDS,
Chancroid,   GONOREA ,    Granuloma,      Penyakit kelamin  chlamydia ,  Hepatitis A ,    Hepatitis B, Herpes,  Jangkitan Saluran Kencing (Urinary Tract Infection),  Jangkitan Yis (Kulat),   Ketuat Kelamin (Genital Warts - Condyloma Acuminata),  Kutu ari-ari (Pubic Lice)   Lymphogranuloma,   Molluscum,   Radang Pelvik Scabies,  Sifilis,  Trichomoniasis,  Vaginitis
BEBERAPA PENYEBAB MENGENAI PENYAKIT KELAMIN

GONORRHEA & CHLAMYDIA
  • Disebabkan oleh bakteri. Infeksi dimulai beberapa hari sampai beberapa minggu setelah hubungan intim dengan orang yang terjangkit penyakit ini
  • Pada pria, penyakit ini menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan pria. Buang air kecil dapat terasa sakit. Gejala-gejala ini dapat terasa berat atau tidak terasa sama sekali.
  • Gejala-gejala gonorrhea pada wanita biasanya sangat ringan atau tidak terasa sama sekali, tetapi kalau tidak diobati penyakit ini dapat menjadi parah dan menyebabkan kemandulan
  • Penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik bila ditangani secara dini
HERPES
  • Disebabkan oleh virus, dapat diobati tetapi tidak dapat disembuhkan
  • Gejala timbul antara 3 sampai 10 hari setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini
  • Gejala awal muncul seperti lecet yang kemudian terbuka menjadi lubang kecil dan berair.
  • Dalam 5 sampai 10 hari gejala hilang
  • Virus menetap dalam tubuh dan dapat timbul lagi sesuatu saat, dan kadang-kadang sering
  • Wanita kerap kali tidak sadar bahwa ia menderita herpes akrena lecet terjadi di dalam vagina
INFEKSI JAMUR
  • Disebabkan oleh jamur
  • Menyebabkan kegatalan berwarna merah di bawah kulit pria yang tidak disunat
  • Pada wanita akan ke luar cairan putih kental yang menyebabkan rasa gatal
  • Dapat disembuhkan dengan krim anti jamur
SYPHILIS
  • Disebabkan oleh bakteria. Lesi muncul antara 3 minggu sampai 3 bulan setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit ini
  • Luka terlihat seperti lubang pada kulit dengan tepi yang lebih tinggi. Pada umumnya tidak terasa sakit
  • Luka akan hilang setelah beberapa minggu, tetapi virus akan menetap pada tubuh dan penyakit dapat muncul berupa lecet-lecet pada seluruh tubuh Lecet-lecet ini akan hilang juga, dan virus akan menyerang bagiantubuh lain
  • Syphilis dapat disembuhkan pada tiap tahapan dengan penicillin
  • Pada wanita lesi dapat tersembunyi pada vagina
VAGINISTIS
  • Infeksi pada vagina yang biasanya menyebabkan keluarnya cairan dari vagina yang berbau dan menimbulkan ketidak nyamanan
  • Disebabkan oleh berbagai jenis bakteri (bakteri gonorrhea, chlamydia) atau jamur
  • Juga dapat disebabkan oleh berbagai bakteri tidak berbahaya yang memang menetap pada vagina
  • Dapat diselidiki dengan meneliti cairan vagina tersebut dengan mikroskop
  • Pada umumnya dapat disembuhkan dengan obat yang tepat sesuai dengan penyebabnya.
BISUL PADA ALAT KELAMIN
  • Disebabkan oleh virus (Virus Human Papilloma atau HPV)
  • Muncul berupa satu atau banyak bisul atau benjolan antara sebulan sampai setahun setelah berhubungan intim dengan penderita penyakit tersebut
  • Pada umumnya tidak dapat terlihat pada wanita karena terletak di dalam vagina, atau pada pria karena terlalu kecil. Dapat diuji dengan lapisan cuka
  • Dapat berakibat serius pada wanita karena dapat menyebabkan kanker cervix
  • Bisul pada kelamin ini dapat disembuhkan, wanita harus menjalankan pap smear setiap kali berganti pasangan intim
KUTU KELAMIN
  • Sangat kecil (lebih kecil atau sama dengan 1/8 inch), berwana kelabu kecoklatan, menetap pada rambut kemaluan.
  • Dapat disembuhkan dengan obat cair yang digosokkan pada rambut kelamin
KUTU DI BAWAH KULIT
  • Mirip dengan kutu kelamin, tetapi ukurannya lebih kecil dan menetap di bawah kulit
  • Menyebabkan luka-luka kecil dan gatal di seluruh tubuh
  • Diobati dengan obat cair yang diusapkan ke seluruh tubuh
  • Pakaian, seprei dan handuk harus dicuci setelah pengobatan, karena kutu dapat menetap pada kain-kain terebut
AIDS (ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME)/HIV DISEASE
  • Penyakit akibat hubungan intim yang paling serius, menyebabkan tidak bekerjanya sistim kekebalan tubuh
  • Tidak ada gejala yang nyata tanpa penelitian darah
  • Dapat menyebabkan kematian setelah sepukuh tahun setelah terinfeksi virus HIV, tetapi pengobatan telah ditemukan

            
PENGIDAP PENYAKIT KELAMIN               PENYAKIT SIFILIS
GAMBAR PENYAKIT KETUAT KELAMIN

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar:

Poskan Komentar